Body Massage (Traditional Massage)

Traditional Body Massage. Pijat Tradisional. Pijat urut sudah dikenal sejak lama di masyarakat, dikenal dengan sebutan keren yaitu massage. Pijat mempunyai manfaat atau kegunaan seperti relaksasi (santai), antara lain dengan lulur dan creambath. Selain relaksasi, pijat juga bisa dimanfaatkan untuk pengobatan sejumlah penyakit.

Manfaat pijat bagi fisik:

  • Meredakan otot yang tegang dan kaku.
  • Mengurangi kejang otot dan ketegangan.
  • Mempercepat pemulihan dari tenaga, meredakan capek.
  • Meningkatkan kelenturan sendi dan gerakan.
  • Meningkatkan kemudahan dan efisiensi gerakan.
  • Meningkatkan atau memperbaiki gaya tubuh.
  • Merangsang sirkulasi limfatik, yang dapat menurun edema (gangguan rangsang atau rasa sakit pada bagian cedera).
  • Meningkatkan sirkulasi lokal, yang meningkatkan penyembuhan jaringan yang luka.
  • Menurunkan tekanan darah, memperlambat denyut jantung.
  • Meredakan ketegangan sakit kepala.

Manfaat pijat bagi mental:

  1. Membuat pikiran jadi santai atau rileks
  2. Mengurangi ketegangan jiwa dengan demikian juga membersihkan pikiran.
  3. Meningkatkan kapasitas untuk berpikir lebih jernih.

Manfaat pijat bagi emosional:

  • Memenuhi kebutuhan dasar akan sentuhan. Sentuhan adalah salah satu kebutuhan mendasar setiap manusia, seperti halnya kebutuhan untuk pertumbuhan yaitu makanan, pakaian, dan tempat bernaung. Sentuhan dapat dianggap sebagai nutrisi yang ditularkan melalui kulit, dengan banyak cara berbeda: memegang, memeluk, membelai, pijat dan lain-lain. Seperti halnya sentuhan ibu terhadap bayinya, suami terhadap isterinya.
  • Meningkatkan perasaan yang menyenangkan, mengurangi depresi ringan.
  • Meningkatkan citra diri.
  • Mengurangi tingkat kecemasan.
  • Meningkatkan kesadaran akan hubungan pikiran-tubuh.

Pijat tidak boleh dilakukan untuk beberapa situasi, antara lain:

  • Radang urat darah / trombosis.
  • Varises parah.
  • Kondisi parah pada radang kulit, jaringan lunak, atau sendi.
  • Bagian yang mengalami perdarahan atau kerusakan jaringan berat.
  • Tekanan darah yang tidak teratur.
  • Kejang.
  • Herniated disc atau penonjolan organ secara abnormal pada tulang belakang.
  • Baru saja mengalami patah tulang atau keseleo.
  • Menderita beberapa jenis kanker.